| Nomor Katalog | : | 4102002.7502 |
| Nomor Publikasi | : | 75020.24005 |
| ISSN/ISBN | : | |
| Frekuensi Terbit | : | Tahunan |
| Tanggal Rilis | : | 28 Juni 2024 |
| Tanggal Revisi | : | 1 Juli 2024 |
| Bahasa | : | Indonesia |
| Ukuran File | : | 12.25 MB |
Abstraksi
Pembangunan manusia dapat didefinisikan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup
manusia melalui berbagai aspek, seperti pendidikan, kesehatan, akses terhadap sumber
daya, dan keamanan. Tujuan utama dari pembangunan manusia adalah untuk meningkatkan
kesejahteraan manusia secara merata, menyeluruh, dan berkelanjutan. Konsep ini telah diakui
secara internasional dan digunakan oleh berbagai organisasi untuk mengukur kemajuan
pembangunan di berbagai negara (UNDP, 2016). Pembangunan manusia juga menekankan
pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan dimana setiap orang harus
memiliki kesempatan yang sama dalam meraih kesejahteraan (Haq, 1995).Tidak hanya itu, pembangunan manusia juga turut serta dalam pengurangan kemiskinan,
peningkatan kesetaraan gender, serta perlindungan hak asasi manusia. Peningkatan
kesejahteraan manusia tidak hanya bergantung pada kemajuan ekonomi, tetapi juga pada
pengembangan sumber daya manusia, peningkatan akses terhadap pelayanan kesehatan
dan pendidikan, dan pengurangan ketimpangan sosial dan ekonomi (UNDP, 2018). Dalam
konteks pembangunan berkelanjutan, upaya untuk mencapai pembangunan manusia harus
diletakkan di tengah-tengah keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi (UNDP, 2018).
Oleh karena itu, pembangunan manusia yang berkelanjutan harus mengatasi tantangan yang
dihadapi, seperti perubahan iklim, kekeringan, dan bencana alam, seraya mempromosikan
kesetaraan, inklusi, dan keadilan sosial.IPM
didasarkan pada tiga dimensi utama yaitu umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan
standar hidup yang layak. IPM memberikan informasi yang penting bagi pembuat kebijakan
untuk mengembangkan kebijakan pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan.
Salah satu manfaat utama dari IPM adalah adanya keterbandingan antarnegara dalam hal
kemajuan pembangunan manusia (UNDP, 2023). Dengan membandingkan IPM antarnegara,
perbedaan dalam kemajuan pembangunan manusia di seluruh dunia dapat dilihat dan
dipahami dengan lebih mudah. Selain itu, IPM juga memungkinkan identifikasi masalah
dan tantangan khusus yang dihadapi oleh negara tertentu dalam mencapai pembangunan
manusia yang berkelanjutan. Dengan memperhatikan perbedaan dan masalah tersebut,
pembuat kebijakan dapat mengembangkan kebijakan dan program yang lebih efektif untuk
meningkatkan kemajuan pembangunan manusia di negara mereka.